Sunday, February 4, 2018

Batik Larangan Timur



Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki ke khasan. Batik asal indonesia berasal dari berbagai macam daerah, salah satunya dari madura.
Batik madura adalah salah satu bentuk seni budaya, batik tulis madura banyak diminati dan populer dengan konsumen lokal dan internasional. Dengan bentuk khas dan motif batik tulis madura memiliki keunikan sendiri untuk konsumen. Gaya dan berbagai unik dan bebas, sifat pribadi produksinya dilakukan di unit, mereka masih mempertahankan produksi tradisional yang ditulis dan diolah dengan cara tradisional.
Kebanyakan orang mengenal batik tulis madura dengan karakter yang kuat, yang dicirikan oleh bebas, dengan warna yang berani (merah, kuning, hijau muda). Tapi jarang yang mengetahui bahwa batik madura mungkin telah lebih dari seribu motif dan paling terkemuka dipasar batik di indonesia maupun mancanegara. Sejarah mencatat produsen batik madura yang cukup terkenal. Apa yang membuatnya menjadi seperti itu, mungkin karena kedua komoditas tersebut merupakan bagian integral dari tradisi masyarakat mereka sendiri.
Seperti pada masyarakat di desa Larangan Timur yang juga sebagian besar masyarakatnya adalah pengrajin batik. Masyarakat disini hampir semua aktifitasnya adalah pengrajin batik terutama yang perempuan. Ibu-ibu disini menerima pesanan dari para pedagang yang ada di Tanjung Bumi. Karena masyarakat desa larangan timur sudah terkenal dengan kepawaiannya dalam membatik. Pekerjaan membatik ini juga menjadi salah satu sumber pendapatan di desa Larangan Timur.





Waduk Pocok


Waduk merupakan sebuah tempat yang mana disediakan sengaja dengan tujuan untuk menyimpan / menampung air hujan dan kelebihan air, kemudian air tersebut digunakan untuk keperluan pertanian sekitar waduk hingga untuk keperluan sehari hari masyarakat  ketika musim kemarau tiba.
Seperti halnya pada gambar diatas, pada gambar tersebut  terpapar nyata sebuah waduk yang terletak di desa larangan timur. Pada waduk tersebut terdapat jembatan kecil, dikelilingi oleh pagar besi, dikelilingi semak belukar yang tak terlalu tinggi, letaknya di pusat desa larangan timur. Waduk yang terdapat di desa larangan timur ini termasuk dalam tipe waduk berdasarkan penggunaannya. Bentuk waduk ini sangatlah sederhana seperti halnya waduk di desa-desa pada umumnya yang menjadi daya tarik waduk ini, keindahan alam sekitar waduk nya masih sangat asri dan hijau.

Buah Sukun


Sukun, apa itu sukun ? Pasti sudah sangatlah paham bukan ?

Sukun ialah buah yang dihasilkan oleh pohon sukun. Sukun termasuk dalam keluarga nangka-nangkaan. Ciri khas yang ada pada sukun terletak pada ukuran, bentuk, tekstur kulit, rasa, dan aroma. Aroma dan rasa pada buah sukun memiliki ciri khas tersendiri. Sehingga dapat dipastikan bagi pemikat awam, buah ini tidak akan pernah lupa akan rasanya. Pada gambar diatas pohon-pohon sukun menyebar luas dan rata di seluruh desa larangan timur. Bahkan buah-buah sukun yang ada melimpah ruah. Ketika musimnya tiba buah-buah sukun yang terdapat di desa larangan timur sering terlalaikan dan pada akhirnya banyak terbuang sia-sia.

Saturday, January 20, 2018

Tanean Lanjhang


Menjungjung tinggi tali kekerabatan merupakan ciri khas dari masyrakat Madura. Simbol-simbol yang mendukung hal ini dapa dilihat dari rumah adat yang sebagian besar masih terpelihara dengan rapi di berbagai pelosok di Madura. Salah satu daerah di Madura yang masih menjaga budaya tersebut adalah desa Larangan Timur kecamatan Tanjung Bumi kabupaten Bangkalan. Halaman panjang atau yang terkenal dengan sebutan Tanean Lanjhang adalah bukti kekerabatan masyarakat di daerah tersebut.
Tanean Lanjhang adalah pemukiman tradisional masyarakat Madura yang merupakan kumpulan rumah yang terdiri atas beberapa keluarga yang masih terikat dalam satu ikatan keluarga. Jarak antara satu rumah dengan rumah yang lain dapat dikatakan cukup dekat. Tanena Lajhang terbentuk dari beberapa rumah yang ditata berjejeran dan terdapat satu rumah induk yang berada di tengah-tengah. Sususan penempatan rumah sesuai pada hierarki dalam keluarga. Barat ke timur adalah arah yang menunjukkan tua-muda. Rumah yang ada di bagian barat ditempati oleh keluarga yang tua dan bagian timur ditempati keluarga yang muda.
Ikatan kekeluargaan menjadi sangat erat berkat diberlakukan sistem tersebut. Sedangkan ikatan dengan kelompok cenderung renggang, karena letak pemukiman yang menyebar dan terpisah.





Saling Sapa Identik Mereka

Saling Sapa adalah Identik Mereka

Suasana Ramah Tamah (11/01/2018)

Adat istiadat di Larangan Timur beragam salah satunya dapat terlihat saat ada seseorang atau kelompok yang berkunjung ke desa tersebut. Dalam bahasa umumnya dapat disebut ramah tamah. Hal ini pun dapat menjadi ciri khas bagi masyarakat Larangan Timur. Masyarakat saling menyapa dengan baik dan kerendahan hati, selalu mencoba menjadi penerima tamu terbaik. Saat ada tamu yang mengunjungi rumah mereka, tidak segan masyarkat Larangan Timur menyempatkan diri untuk sekadar menyapa dengan baik. Menyiapkan keperluan tamu dengan baik saat berada di Larangan Timur merupakan hal yang sudah biasa dilakukan.
Kebiasaan ini sekaligus melangsungkan kegiatan silaturahmi antara masyarakat. Kegiatan ramah tamah dan silaturahmi dapat memberikan pengetahuan pada tamu tentang masyarakat yang didatanginya. Larangan Timur mengenalkan pada para tamu tentang hal yang dijadikan dasar dalam bermasyarakat di desa ini, bersikap rendah hati kepada sesama.
Pada saat kedatangan kami ke desa ini, sambutan yang mereka sediakan mungkin tidak sampai membuat langit bergumuruh. Sambutan masyarakat tersaji dengan suasana hangat namun memikat. Sambutan-sambutan yang disampaikan bukan seolah ucapan formalitas yang disampaikan undangan kepada tuan rumah, tetapi lebih mengena pada wejangan orang tua kepada anaknya.
Larangan Timur memberikan banyak pengetahuan baru, menjadi sosok yang dapat bersosial dengan baik.


Jumat Berkilauan




Perkumpulan perempuan yang telah berkeluarga merupakan salah satu kegiatan yang berada di Desa Larangan Timur. Perkumpulan ibu-ibu desa diadakan satu minggu satu kali yakni pada hari jumat, pukul 14.00 wib. Rangkaian kegiatan ini terdiri dari beberapa kegiatan. Mulai dari yasinan, tahlilan,sharafatul anam (pembacaan diba’) bersama dan diakhiri dengan do’a bersama. Tak hanya itu, bahkan anak-anak kecil ikut serta dalam kegiatan ini. Dalam tiap pekan, rumah yang akan dijadikan tempat kegiatan ini tidaklah sama. Melainkan bergantian dari rumah yang satu ke rumah yang lainnya.


Sebelum kegiatan dimulai para perempuan saling berjabatan tangan. Jabatan tangan merupakan adat yang ada di Desa Larangan Timur dan bertujuan untuk mempererat persaudaraan. Setelah seluruh anggota dan ketua perkumpulan telah hadir, barulah acara dimulai. Mula-mula acara dibuka oleh ketua perkumpulan oleh ibu salihah dan disambung dengan pembacaan yasin yang dibacakan oleh pembaca tunggal serta yang lain mengikuti. Ketika pembacaan yasin usai, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil bersama-sama. Pembacaan tahlil dipimpin oleh salah satu ibu-ibu desa dan tiap pekannya bergantian. Dilanjutkan dengan pembacaan sharafatul anam dengan penuh khidmat. Ditutup dengan pembacaan doa dan diakhiri dengan pembagian suguhan layaknya acara pengajian lainnya serta pembagian tempat pengajian untuk jumat yang akan datang.

Kegiatan yang telah menjadi urat nadi para perempuan (ibu-ibu) Larangan Timur, sangat kental akan nilai persaudaraan dan keagamaannya.Rutinitas ini dilakukan tidak semata-mata untuk mengisi waktu luang ibu-ibu desa yang hanya menjadi ibu rumah tangga sedangkan para bapak-bapak bekerja di ladang. Namun, untuk mengisi hal yang bernilai pahala karena hari jumat merupakan hari yang sangat baik dalam segi pandang islam. 

Tuesday, August 9, 2016

Rapat Bulanan Kepala Desa


Suasana Rapat Bulanan Kepala Desa
     Kali ini kita akan membahas mengenai rapat bulanan kepala desa di Desa Larangan Timur. Seperti yang kami ulas pada postingan sebelumnya, bahwa Desa Larangan Timur sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam. Setiap ada acara atau apapun acaranya pasti ada nilai-nilai keislaman di dalamnya.

     Bahkan ketika rapat bulanan kepala desa. Yang unik dan tidak ada di desa-desa lain adalah dirapat bulanan kepalasa desa ini bukan hanya melakukan rapat seperti pada umumnya yang biasanya hanya saling bertukar pendapat dan bahkan sampai beradu argumen. Di rapat ini juga dilakukan tahlil dan sholawatan. Tahlil dan sholawat ini dilakukan sebelum melakukan diskusi. Jadi yang pertama di laksanakan ketika acara di mulai adalah membaca Al-fatihah kemudian di lanjutkan dengan membaca surat Yasin setelah itu dilanjutkan dengan tahlil kemudian sholawatan dan yang terakhir adalah doa, baru kemudian di lanjutkan dengan rapat yang dipimpin oleh kepala desa. Dalam rapat ini juga dapat meluruskan mengenai isu yang bereda di Desa Larangan Timur, ketika rapat juga di selingi dengan candaan khas masyarakat Desa Larangan Timur agar suasana tetap terjaga kehangatannya.